METODE ILMIAH
PENGARUH CARA
BELAJAR SISWA TERHADAP SEMANGAT BEAJAR SISWA

Di susun oleh :
WULANDARI
DEVI RISKA APRILIANI
Kelas
: X ADM Perkantoran
YAYASAN PENDIDIKAN
ISLAM (YPI) MIFTAHUL JANNAH
SEKOLAH MENENGAH
KEJURUSAN
(SMK) NUSANTARA
2013/2014
KATA PENGANTAR
Berkat rahmat Allah SWT. Penyusunan Metode Ilmiah mengenai ‘Pengaruh Cara belajar Siswa terhadap semangat beajar
siswa’ dapat diselesaikan dengan baik. Makalah ini
merupakan hasil yang diperoleh oleh pelajar dalam mengikuti pembelajaran Ilmu
pengetahuan dan lingkungan hidup dan dapat juga dijadikan panduan dalam
mengikuti pembelajaran Ilmu pengetahuan .
Penyusunan makalah ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak yang
telah memberikan masukan sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan baik.
Ucapan terimakasih diucapkan penyusun kepada para teman - teman kelompok yang
telah memberikan kontribusi demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini
dapat bermanfaat bagi kami dalam mengikuti pembelajaran Ilmu pengetahuan dan
lingkungan hidup .
Tulang
Bawang, Nopember 2013
Penulis
DAFTAR ISI
Judul............................................................................................................. i
Kata
Pengantar............................................................................................. ii
Daftar Isi...................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang................................................................................. 1
B.
Rumusan Masalah............................................................................ 1
C.
Tujuan Penelitian.............................................................................. 1
BAB II LANDASAN TEORI
A.
Kajian Pustaka.................................................................................. 2
B.
Hipotesis........................................................................................... 2
BAB III METODE PENELITIAN
A.
Metode Pengumpulan Data.............................................................. 3
B.
Metode Penelitian............................................................................ 3
C.
Waktu dan tempat Penelitian........................................................... 3
BAB IV Hasil Dan Pembahasan
A.
Hasil ................................................................................................ 4
B.
Pembahasan...................................................................................... 7
BAB V Kesimpulan Dan Saran
A.
Simpulan........................................................................................... 8
B.
Saran................................................................................................. 8
DAFTAR
PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Yang melatar belakangi masalah ini adalah karena kami
melihat kurangnya semangat siswa khususnya di ADM Perkantoran.
Maka Kami membuat masalah ini, agar, dapat mengetahui
penyebab masalah ini dan cara ini dan cara menanggulanginya.
B. Rumusan Masalah
1.
Adakah pengaruh cara mengajar guru terhadap semangat
belajar siswa?
2.
Apakah yang menyebabkan siswa tidak belajar siswa
tidak semangat belajar?
3.
Metode belajar apakah yang dapat meningkatkan semangat
belajar siswa?
C. Tujuan Penelitian
1.
Untuk Mengetahu apa penyebab siswa tidak semangat
belajar
Untuk mengetahui metod apa yang baik untuk
meningkatkan semangat belajar siswa?
BAB II
LANDASAN TEORI
A.
Kajian
Pustaka
Faktor
motivasi belajar memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap prestasi belajar
siswa daripada faktor disiplin belajar. Oleh karena itu peneliti menyarankan
dalam rangka untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, hendaknya guru dapat
lebih meningkatkan disiplin belajar siswa, melalui pemberian tugas rumah dengan
frekuensi yang lebih sering dan dikoreksi agar siswa berusaha belajar di rumah
secara mandiri. Selain itu siswa sebaiknya mengatur waktu belajar di rumah dan
belajar secara teratur dengan cara mengulang kembali materi pelajaran di rumah.
Guru harus bisa membangkitkan motivasi belajar siswa pada saat menyampaikan
materi pelajaran dengan cara menggunakan metode mengajar yang bervariasi
seperti ceramah, tanya jawab, latihan soal, dan diskusi. Selain itu pemberian
pujian, hadiah, dan hukuman yang tepat bagi siswa dapat membangkitkan motivasi
belajar siswa.
B.
Hipotesis
Terdapat pengaruh yang sangat besar cara belajar
mengajar terhadap semangat belajar Siswa.
BAB III
METODE PENELITIAN
A.
Tempat
dan Waktu Penelitian
Waktu : 1
Minggu
Tempat : SMK
Nusantara
Kelas : X ADM Perkantoran
B.
Metode
Penelitian
a.
Alat Dan
Bahan
1. Ruang
Kelas dan Siswa X ADM Perkantoran
2. Guru-guru
yang mengajar di ADM Perkantoran
3. Buku
4. Bolpoint
b.
Cara
Kerja
1. Mewancarai
para siswa X ADM Perkantoran
2. Menyimpan
Hasil penjualan Siswa
3. Mewancarai
Guru yang mengajar di X ADM Perkantoran
4. Menyimpulkan
mana jawaban yang paling di sukai siswa
5. Mengamati
kegiatan belajar mengejar di kelas X ADM Perkantoran
6. Menyimpulkan
Hasilnya
C.
Metode
Pengumpulan Data
1. Mengkaji
Pustaka
2. Wawancara
3.
Experimen
BAB IV
HASIL DAN
PEMBAHASAN
A.
Hasil
Pertanyaan
yang diajukan pada siswa :
1.
Cara
belajar bagaimana yang paling kamu sukai ?
2.
Siapa
guru yang paling kamu sukai ?
3.
Cara
belajar bagaimana yang paling tidak kamu sukai ?
Jawaban siswa :
1.
Anjar
Wulan Mianti : - Belajar yang penuh
dengan humoris
-pak Agus Nugroho
-
2.
Nova
Herviana : -Belajar
yang penuh Humoris
-RodiatulLaili
-Monoton
hanya menjelaskan
3.
Sutiani
: -Belajar dengan
Metode Diskusi
-Muslihati
Ningsih
-
4.
Supiyanti
: -Belajar dengan Tenang
-Ibu Lisda
-Belajar
dengan keadaan Berisik
5.
Mita
Selvia : -Belajar Sambil
Mendengarkan musik
-Ibu Hikmah
-Menjelaskan
dengan cepat tanpa memperdulikan siswa mengerti
atau tidak dengan materiyang disampaikan
6.
Dina
Efriana : -Suasana yang
tenang
-Ibu
RodiatulLaili
-Cara belajar
yang berisik
7.
Neneng
Sofiah : -Santai dan
sambil Tiduran
-Ibu Ika
sholekhah
-
8.
Wahyu
Hari : -Santai dan Cara
penyampaian Materi Gampang di Pahami
-Ibu Hera
-Menekan
siswanya
9.
Desmelia
: -Santai
-Ibu Lisda
-Monoton
hanya Mencatat
10.
Herliana
: -Belajar yang
Menyenangkan
-Ibu Lisda
-Belajar
dengan berdiskusi
11.
Rifki
Oktafiana : -Berdiskusi dengan
teman-teman
-Ibu Hikmah
-
12.
Mita
Selviana : -Tenang,Tentram dan
guru nya asyik
-Pak Agus
Setiawan
-Berisik
13.
Ela
Rahdiawati : -Tidak tegang, dan
belajar dengan penuh Humoris
-Ibu Hikmah
-Ketidak
Kompakan teman-teman
14.
Fitriyanti
: -Rileks, santai tidak
terlalu tegang adakala bercanda dan adakala nya
Serius
-Pak Agus
Nugroho
-Kurang Tegas
15.
Surani
Nurmala : -Belajar dengan penuh
Humoris
-Pak Agus
Nugroho
-Berisik
16.
Siti
Mutmainah : -Menyenangkan tidak
monoton
-Ibu Hikmah
-Monoton
hanya dijelaskan atau mencatat
17.
Maysari
: -Tenang,Tentram dan
gurunya asyik
-Pak Agus
Setiawan
-Berisik
18.
Siti
Maysaroh : -Tenang,Tentram,
dan gurunya asyik
-Ibu Bugiani
-Tidak adanya
Keseriusan
19.
Siti
Yulianti : -Santai
-Agus Nugroho
-Terlalu
serius
20.
Lailatul
Magfiroh : -Santai
-Ibu Lisda
-Berisik
Kesimpulan dari jawaban siswa diatas adalah siswa di
kelas x adm, perkantoran paling banyak menyukai cara belajar yang tidak
monoton, tidak terlalu serius, atau terlalu sandap dan mereka menyukai guru
yang dapat mengerti mereka dan tidak memaksakan kehendaknya pada siswa apalagi
sampai menyudutkan mereka
Pertanyaan
kepada guru :
1.
Menurut
ibu/bapak metode belajar apa yang paling disukai oleh siswa ?
2.
Kelas
mana yang menurut bapak atau ibu yang paling kondisif saat bapak atau ibu
mengajar ?
Jawaban bapak atau ibu guru :
A.
Ibu
Hikmah, Guru mata pelajaran Bahasa Inggris :
1.
Ceramah
bervariasi maksud nya memberikan materi lalu
untuk mengetahui apayang disampaikan dimengerti siswa saya melakukan
latihan
2.
B.
Pak
Agus Nugroho, Guru mata pelajaran Seni Budaya :
1.
Cara
agar materi dapat dimengerti siswa
B.
Senangi
terlebih dahulu pelajarannya
C.
Lalu
gurunya
D.
Lalu
cara menyampaikan materi
E.
Rileks,
Nyantai jangan tegang
2.
Tergantung
gurunya yang mengajar
C.
Pak
Agus Setiawan, Guru mata Pelajaran PAI :
1.
Pembelejaran
siswa aktif dan menyenangkan maksud nya adalah cara belajar yang rileks
menyenangkan tapi tetap dalam koridor disiplin ilmu
2.
Seluruh
kelas
D.
Ibu
Mislaini, Guru mata pelajaran KKPI :
1.
Aktif
yang dalam tanya jawab perhatikan guru tidak sibuk sendiri
2.
3
A1
E.
Ibu
Herawati, Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia :
1.
Belajar
aktif
2.
Belum
ditemukan di SMK NUSANTARA
F.
Ibu
Rodiatul Laili, Guru mata pelajaran MKDK dan MPAP :
1.
Metode
Diskusi
2.
3 A1
G.
Ibu
Yuli, Guru mata Pelajaran Matematikan :
1.
- Tanya jawab
Tujuan
nya untuk mengorek seberapa jauh Ilmu yang dimiliki anak atas materi yang
disampaikan
F.
Penemuan
Tidak
lanjut dari tanya jawab untuk menemukan suatu cara yang lebih efisien dan
praktis untuk memahami materi yang disampaikan
G.
Demonstrasi
atau Pemberitahuan
2.
3
adm Perkantoran
Kesimpulan
dari guru yang mengajar di X Adm Perkantoran adalah : Bermacam-macam tapi
tujuan terakhir mereka adalah untuk menuju metode pembelajaran paikem yaitu
metode belajar yang aktif dan menyenangkan
B.Pembahasan
Dari Kesimpulan-kesimpulan baik menurut guru maupun siswa, dan setelah
dilakukan pengamatan di kelas X ADM Perkantoran telah kami tarik kesimpulan
siswa dikelas ini menyukai cara pembelajaran yang aktif tidak menonton, tidak terlalu
tegang, dan guru tidak memaksakan kehendaknya kepada siswa sedangkan setiap
guru berusaha menetapkan metode belajar Paikem belajar yang aktif yaitu cara
belajar yang siswa dapat aktif bertanya terdapat gurunya tanpa malu-malu,
belajar yang tidak menonton yaitu cara belajar yang tidak hanya berlaku pada
satu cara belajar saja, tidak terlalu tegang yaitu cara belajar yang kadang kala
serius dan yang terakhir guru tidak memaksa kehendak pada siswanya yaitu cara belajar
yang tidak menyudutkan siswa atau menjatuhkan siswa.
BAB
V
KESIMPULAN
DAN SARAN
A.
kesimpulan
Kesimpulannya
adalah benar seperti yan kami sampaikan pada hipotresis di atas terdapat
pengaruh cara belajar mengajar terhadap semangat siswa bahkan terdapat pengaruh
yang sangat besar . semangat atau tidak nya siswa itu tergantung pada cara
pembelajaran yang di berikan guru bila cara pembelajarannya monoton maka
siswanya akan monoton pula . jadi guru tidak dapat memaksakan kehendak agar
siwa nya semangat, sedangkan cara yang menyampaikan materi saja monoton hanya
mencatat atau pun menjeleskan .
B.
saran
sebelumnya
kami meminta maaf terlebih dahulu terhadap bapak atau ibu guru yg mungkin
membaca bila boleh kami saran kan sebaiknya saat kegiatan belajar mengajar
jangan menggunakan cara belajar yg monoton atau pun terlalu menyudutkan siswa,
karna dua faktor itulah yg menyebabkan siswa males untuk belajar
DAFTAR
PUSTAKA
Wulandari,
Devi rtiska Apriliani. Pengaruh cara belajar siswa terhadap semangat belajar
siswa: Tulang Bawang. 2013.
www.google.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar